Pages

Jumat, 25 April 2014

Operator dalam Pemrograman C++

Kalau mendengar kata-kata operator sebagian orang mungkin langsung berpikir tentang operator cellular atau mungkin operator warnet, bagi yang sering berkunjung ke warnet. Tapi yang akan kita pelajari disini bukan operator cellular ataupun operator warnet melainkan operator dalam bahasa pemrograman C++.
Dalam pengembangan sebuah program kerap kali dituntut untuk mendefinisikan operasi-operasi di dalamnya, baik berupa operasi perhitungan, perbandingan maupun yang lainnya. Untuk melakukan hal ini tentunya kita harus menggunakan operator.
Bahasa C++ sendiri menawarkan banyak operator untuk melakukan pemecahan masalah-masalah tertentu di dalam program. Operator dikelompokkan menjadi 4 bagian, yaitu operator assignment, unary, binary dan ternary.
Sebagai pengenalan bagi Anda, sebelum melangkah ke pembahasan yang lebih jauh, berikut ini istilah-istilah yang harus diketahui dalam bekerja dengan operator. Misalnya jika terdapat suatu statement yang berupa persamaan matematika dan dituliskan sebagai berikut :
C = 5 + 7
Maka
C             disebut dengan variabel
=             disebut dengan operator assignment
5 dan 7  disebut dengan operand
5+7         disebut dengan ekspresi
+             disebut dengan operator aritmatika (penambahan)
C=5+7   disebut dengan statemen aritmatika
(penjelasan diatas berasal dari buku bapak Budi Raharjo dengan judulnya “Pemrograman C++)
Operator Assigment
Operator assignment adalah operator yang berfungsi untuk memasukkan (assign) nilai ke dalam suatu variabel ataupun konstanta. Operator ini dilambangkan dengan tanda sama dengan (=) .  Berikut ini contoh penggunaan operator tersebut :
phi = 3.14;
nilai = 60;
Operator Unary
Operator yang melibatkan sebuah operand. Increment àpre-increment dan post-increment begitu juga dengan decrement à pre-decrement dan post-decrement

Operand
Keterangan
Contoh
+
Membuat nilai positif
+10
-
Membuat nilai negatif
-10
++
Increment
C++
--
Decrement
C--

Penjelasan dan contoh tentang Pre-increment dan Post-increment
Pre-increment
Post-increment
Pengertian
Penambahan nilai dilakukan
sebelum suatu variabel diproses.
Pengertian:
Penambahan nilai dilakukan setelah
suatu variabel diproses.
Bentuk umum :
++ nama_variabel;
Bentuk umum:
Nama_variabel++;
Contoh
int C = 5;
cout<<“Nilai ++C =“<<++C;
cout<<“Nilai akhir C=“<<C;
Contoh
int C = 10;
cout<<“Nilai C++ =“<<C++;
cout<<“Nilai akhir C =“<<C;
Hasilnya
Nilai ++C = 6
Nilai akhir C = 6
Hasilnya
Nilai C++ = 10
Nilai akhir C = 11

Operator Binary
Adalah operator yang digunakan dalam operasi yang melibatkan dua buah operand. Dalam C++ operator Binary dibagi menjadi 4 kategori yaitu operator aritmetika, logika, relasional, dan bitwise
  1. Operator aritmetika
Operator
Jenis Operator
Contoh
+
Penjumlahan
4+5 =9
-
Pengurangan
9-5 = 4
*
Perkalian
4 * 5 = 20
/
Pembagian
20 / 5 = 4
%
Sisa bagi / Modulus
10 % 3 = 1

  1. Operator logika
Operator yang digunakan untuk melakukan operasi dimana nilai nilai yang dihasilkan dari operasi tersebut adalah TRUE dan FALSE.
Tanda
Keterangan
Contoh
&&
Logika DAN àAND
1 && 1 = 1
||
Logika ATAU àOR
1 | | 1 = 1
!
Negasi (lawan)
! 0 = 1
  1. Operator relational
Operator yang digunakan untuk menetukan relasi atau hubungan dari dua operand. Biasanya digunakan untuk melakukan pengecekan dalam sebuah percabangan (akan di bahas lebih lanjut lagi nanti, ditunggu ya)
Operator
Jenis Operasi
Contoh
> 
Lebih besar dari
8>4
< 
Lebih kecil dari
4<8
>=
Lebih besar atau sama dengan
3>=3
<=
Lebih kecil atau sama dengan
3<=3
==
Sama dengan
3==3
!=
Tidak sama dengan
2!=1

  1. Operator bitwise
Berguna untuk melakukan operasi2 yang berhubungan dengan pemanipulasian bit.
Operator
Jenis Operasi
Contoh
&
AND
1 & 0 = 0
|
OR
1 | 0 = 1
^
Exclusive OR (XOR)
1^1=0
~
NOT
~1=0
>> 
Shift Right
5<<1=10
<< 
Shift Left
10>>1=5

Operator Ternary
Digunakan dalam operasi yang melibatkan 3 buah operand. Operator yang digunakan ?:
Bentuk umum:
   “Kondisi? Pernyataan benar : Pernyataan salah ;”
Kondisi ini sama seperti :
If (Kondisi)
                Pernyataan Benar;
Else
                Pernyataan salah;

Contoh :
X = (X <0) ? –X:X;

Akhirnya selesai juga materi operator. Tak terasa begitu panjang, semoga bisa membantu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar