Pages

Sabtu, 26 April 2014

Percabangan menggunakan switch case

Nah, sekarang saatnya kita lanjut untuk percabangan yang menggunakan switch-case


Switch case tidak beda jauh dengan if-else, sama-sama digunakan untuk selection/pemilihan. Tetapi tetap ada perbedaan antara if-else dan switch-case. Selain dari bentuk tulisan yang berbeda, percabangan switch-case digunakan untuk nilai yang sudah pasti, biasanya yang digunakan adalah tipe data untuk bilangan bulat atau karakter, selain itu C++ tidak mengijinkan. Sedangkan if-else selain bilangan bulat dan karakter bisa menentukan berdasarkan range nilai.

ok, sekarang kita lihat bagaimana struktur percabangan switch-case :

switch (ekspresi) {
      case nilai_konstanta1  :
              statemen(pernyataan);
              break;
      case nilai_konstanta2  :
              statemen(pernyataan);
              break;
       …….
      default :
              statemen(pernyataan)_alternatif;
}
Percabangan switch-case merupakan pernyataan yang dirancang untuk pengambilan keputusan yang melibatkan banyak alternatif. Setiap cabang akan dijalankan jika syarat nilai konstanta terpenuhi dan default akan dijalankan jika semua cabang di atasnya tidak terpenuhiPernyataan break menunjukkan siap keluar dari switch, jika pernyataan ini tidak ada, maka program akan diteruskan ke cabang-cabang lainnya.

Menurut buku Bapak Budi Raharjo dalam bahasa C standar kita diizinkan untuk menuliskan 257 buah statemen case dalam sebuah struktur percabangan yang menggunakan kata kunci switch, sedangkan C++ mengijinkan 16.384 buah. Namun, pada prakteknya sebaiknya kita membatasi pemilihan tersebut untuk efisiensi program yang kita buat. 

Setelah ini kita akan membuat contoh program sederhana menggunakan percabangan switch-case. Ditunggu ya . . . . . 




Contoh program percabangan sederhana untuk konfersi nilai

Yupz kali ini waktunya contoh program C++ menggunakan percabangan
ini program untuk konversi nilai angka menjadi nilai huruf, ini program konfersi yang masih sederhana dan masih bisa dikembangkan lagi
berikut contohnya :


#include <iostream>

using namespace std;

int main()
{
float nilai;
cout<<"Program konversi nilai sederhana \n";

cout<<"Masukkan nilai angka : "; cin>>nilai;

if (nilai>=80 && nilai>=100)
{
  cout<<"A";
}
else if (nilai>=60)
{
  cout<<"B";
}
else if (nilai>=40)
{
  cout<<"C";
}
else if (nilai>=20)
{
cout<<"D";
}
else if (nilai>0)
{
cout<<"E";
}
else
{
cout<<"Anda salah menginputkan nilai ";
}
}

semoga bisa membantu ^_^

Jumat, 25 April 2014

Percabangan

Ok, sekarang kita lanjut ke materi percabangan.
Percabangan yang dimaksud disini adalah suatu pemilihan statemen / pernyataan yang akan dieksekusi dimana pemilihan tersebut didasarkan pada kondisi tertentu. Di dalam C++ ada dua jenis percabangan , yaitu menggunakan struktur if dan struktur switch.

Statemen yang ada di percabangan akan dieksekusi hanya jika kondisi yang didefinisikan terpenuhi (bernilai benar/TRUE). Jika kondisi tidak memenuhi (bernilai salah/FALSE) maka statemen tersebut tidak akan dieksekusi.
        Contoh :
        Jika Yaya lulus ujian maka Yaya akan dibolehkan kuliah di Jogja

Nah dari kalimat di atas yang merupakan suatu kondisi adalah “lulus ujian”, jika kondisi ini terpenuhi maka statemen selanjutnya akan dieksekusi dalam hal ini adalah “dibolehkan kuliah di Jogja”. Namun sebaliknya jika kondisi tidak terpenuhi dalam artian tidak lulus ujian maka Yaya tidak dibolehkan untuk kuliah di Jogja.

Yosh tadi adalah gambaran umum dari percabangan di kehidupan sehari-hari. Sekarang kita bahas implementasinya di dalam C++. Kita bahas satu persatu dimulai dari percabangan menggunakan if

Struktur Satu Kondisi
Struktur ini merupakan struktur paling sederhana karena hanya melibatkan satu ekspresi saja. Jika kondisi salah, tidak akan mengerjakan apapun didalam instruksi IF (langsung menuju ke instruksi berikutnya). Strukturnya yaitu :

//jika hanya terdiri satu statemen
 if (kondisi) statemen

//jika terdapat lebih dari satu statemen
if (kondisi) {
    statemen1;
    statemen2;
    …..        
 }

 Contoh Program untuk struktur IF satu kondisi

Struktur Dua Kondisi
Struktur percabangan jenis ini sedikit lebih  kompleks bila dibandingkan dengan struktur yang hanya memiliki satu buah kondisi. Pada struktur jenis ini terdapat statemen khusus untuk mengatasi kejadian apabila kondisi yang didefinisikan tidak terpenuhi (bernilai salah)


Strukturnya :

if (kondisi)
   {  statemen_jika_kondisi_terpenuhi;  
 }
else
    { tatemen_jika_kondisi_tidak_terpenuhi;  
 }


    Contoh Program untuk struktur IF dua kondisi

Struktur Tiga Kondisi atau lebih
Percabangan jenis ini merupakan perluasan dari struktur percabangan dengan satu dan dua kondisi dengan menambahkan satu atau lebih kondisi ke dalamnya. 

Strukturnya yaitu :

 
 if (kondisi_1)
   {statemen_jika_kondisi_1_terpenuhi;}
else if (kondisi_2)
    {statemen_jika_kondisi_2_terpenuhi;}
else if (kondisi_3)
    {statemen_jika_kondisi_3_terpenuhi;}
else
    {statemen_jika_semua_kondisi_diatas_tdk_terpenuhi;}


Contoh Program untuk struktur IF dua kondisi


Ok, tadi baru penjelasan dan contoh program sederhana untuk struktur percabangan satu kondisi, dua kondisi, dan tiga kondisi. setelah ini kita akan coba untuk membuat program yang lebih kompleks. Masih semangat belajar kan? Fighting!!!! 
Emmmm, saya mohon maaf karena coding saya sengaja beri yang image supaya mengetik dulu terutama untuk yang baru belajar supaya terbiasa dengan pemrograman C++. Karena program ini masih sederhana apalagi buat yang sudah master C++.  Untuk membuat program ini saya menggunakan softwara Falcon C++, software bisa di download d google. 
jika ada yang masih bingung boleh bertanya. Atau mungkin untuk yang master C++ yang kebetulan singgah di blog ini, jika ada kekeliruan tolong saya di beritahu. terima kasih.

Contoh Latihan Penggunaan Operator

Ok, sebelum kita lanjut ke materi selanjutnya, ini ada beberapa soal latihan tentang operator yang pernah saya adakan di kelas praktikum. Berikut soalnya :



kira-kira ada yang tahu berapa hasilnya?

bagi yang ingin tahu hasilnya bisa di hitung manual atau langsung di implementasikan ke program. Atau lihat postingan selanjutnya untuk mengecek hasilnya. Seberapa banyak soal yang bisa kalian jawab?
Ingat, untuk program ini hasil perhitungan pertaman menentukan hasil perhitungan selanjutnya, ya bisa disebut efek domino, jawaban di awal salah maka yang di bawahnya juga akan salah. Selmat berhitung.

Operator dalam Pemrograman C++

Kalau mendengar kata-kata operator sebagian orang mungkin langsung berpikir tentang operator cellular atau mungkin operator warnet, bagi yang sering berkunjung ke warnet. Tapi yang akan kita pelajari disini bukan operator cellular ataupun operator warnet melainkan operator dalam bahasa pemrograman C++.
Dalam pengembangan sebuah program kerap kali dituntut untuk mendefinisikan operasi-operasi di dalamnya, baik berupa operasi perhitungan, perbandingan maupun yang lainnya. Untuk melakukan hal ini tentunya kita harus menggunakan operator.
Bahasa C++ sendiri menawarkan banyak operator untuk melakukan pemecahan masalah-masalah tertentu di dalam program. Operator dikelompokkan menjadi 4 bagian, yaitu operator assignment, unary, binary dan ternary.
Sebagai pengenalan bagi Anda, sebelum melangkah ke pembahasan yang lebih jauh, berikut ini istilah-istilah yang harus diketahui dalam bekerja dengan operator. Misalnya jika terdapat suatu statement yang berupa persamaan matematika dan dituliskan sebagai berikut :
C = 5 + 7
Maka
C             disebut dengan variabel
=             disebut dengan operator assignment
5 dan 7  disebut dengan operand
5+7         disebut dengan ekspresi
+             disebut dengan operator aritmatika (penambahan)
C=5+7   disebut dengan statemen aritmatika
(penjelasan diatas berasal dari buku bapak Budi Raharjo dengan judulnya “Pemrograman C++)
Operator Assigment
Operator assignment adalah operator yang berfungsi untuk memasukkan (assign) nilai ke dalam suatu variabel ataupun konstanta. Operator ini dilambangkan dengan tanda sama dengan (=) .  Berikut ini contoh penggunaan operator tersebut :
phi = 3.14;
nilai = 60;
Operator Unary
Operator yang melibatkan sebuah operand. Increment àpre-increment dan post-increment begitu juga dengan decrement à pre-decrement dan post-decrement

Operand
Keterangan
Contoh
+
Membuat nilai positif
+10
-
Membuat nilai negatif
-10
++
Increment
C++
--
Decrement
C--

Penjelasan dan contoh tentang Pre-increment dan Post-increment
Pre-increment
Post-increment
Pengertian
Penambahan nilai dilakukan
sebelum suatu variabel diproses.
Pengertian:
Penambahan nilai dilakukan setelah
suatu variabel diproses.
Bentuk umum :
++ nama_variabel;
Bentuk umum:
Nama_variabel++;
Contoh
int C = 5;
cout<<“Nilai ++C =“<<++C;
cout<<“Nilai akhir C=“<<C;
Contoh
int C = 10;
cout<<“Nilai C++ =“<<C++;
cout<<“Nilai akhir C =“<<C;
Hasilnya
Nilai ++C = 6
Nilai akhir C = 6
Hasilnya
Nilai C++ = 10
Nilai akhir C = 11

Operator Binary
Adalah operator yang digunakan dalam operasi yang melibatkan dua buah operand. Dalam C++ operator Binary dibagi menjadi 4 kategori yaitu operator aritmetika, logika, relasional, dan bitwise
  1. Operator aritmetika
Operator
Jenis Operator
Contoh
+
Penjumlahan
4+5 =9
-
Pengurangan
9-5 = 4
*
Perkalian
4 * 5 = 20
/
Pembagian
20 / 5 = 4
%
Sisa bagi / Modulus
10 % 3 = 1

  1. Operator logika
Operator yang digunakan untuk melakukan operasi dimana nilai nilai yang dihasilkan dari operasi tersebut adalah TRUE dan FALSE.
Tanda
Keterangan
Contoh
&&
Logika DAN àAND
1 && 1 = 1
||
Logika ATAU àOR
1 | | 1 = 1
!
Negasi (lawan)
! 0 = 1
  1. Operator relational
Operator yang digunakan untuk menetukan relasi atau hubungan dari dua operand. Biasanya digunakan untuk melakukan pengecekan dalam sebuah percabangan (akan di bahas lebih lanjut lagi nanti, ditunggu ya)
Operator
Jenis Operasi
Contoh
> 
Lebih besar dari
8>4
< 
Lebih kecil dari
4<8
>=
Lebih besar atau sama dengan
3>=3
<=
Lebih kecil atau sama dengan
3<=3
==
Sama dengan
3==3
!=
Tidak sama dengan
2!=1

  1. Operator bitwise
Berguna untuk melakukan operasi2 yang berhubungan dengan pemanipulasian bit.
Operator
Jenis Operasi
Contoh
&
AND
1 & 0 = 0
|
OR
1 | 0 = 1
^
Exclusive OR (XOR)
1^1=0
~
NOT
~1=0
>> 
Shift Right
5<<1=10
<< 
Shift Left
10>>1=5

Operator Ternary
Digunakan dalam operasi yang melibatkan 3 buah operand. Operator yang digunakan ?:
Bentuk umum:
   “Kondisi? Pernyataan benar : Pernyataan salah ;”
Kondisi ini sama seperti :
If (Kondisi)
                Pernyataan Benar;
Else
                Pernyataan salah;

Contoh :
X = (X <0) ? –X:X;

Akhirnya selesai juga materi operator. Tak terasa begitu panjang, semoga bisa membantu.


Kamis, 24 April 2014

Variabel dan Konstanta dalam pemrograman C++


Dalam menulis program C++ kita tidak lepas dari yang namanya variabel ataupun konstanta, berikut kita akan mempelajari tentang variabel dan konstanta.

1.      Variabel
Variabel adalah sebuah identifier yang mempunyai nilai dinamis, maksudnya nilai variable itu bisa berubah sesuai kebutuhan dalam program. Variabel ersifat sementara karena variabel hanya dialokasikan kedalam memori komputer pada saat program dijalankan saja. Variabel yang akan digunakan dalam program harus dideklarasikan terlebih dahulu. Pengertian deklarasi disini berarti memesan memori dan menentukan jenis data yang dapat disimpan di dalamnya. Bentuk umum dari pendeklarasian variabel adalah sebagai berikut :

Tipe_data nama_variabel;

Namun jika kita akan mendeklarasikan beberapa variabel dengan tipe data yang sama kita bisa menulisnya seperti berikut :

Tipe_data nama_variabel1, nama_variabel2, nama_variabel3;

Sebagai contoh:
Int x,y,z;

Variabel ada 2 macam yaitu variabel lokal dan variabel global
Variabel lokal adalah variabel yang hanya dikenali suatu fungsi saja, yang berarti variabel tersebut tidak akan dikenali oleh lingkungan luar atau fungsi lainnya. Adapun pendeklarasiannya harus berada di dalam fungsi dimaksud.
Sedangkan variabel global adalah kebalikannya, variabel ini dideklarasikan di luar fungsi main() .

2.      Konstanta
Berbeda dengan variabel, konstanta merupakan identifier yang bersifat konstan, artinya nilai dari konstanta tidak akan berubah. Sebagai contoh konstanta phi nilainya tidak berubah dari waktu ke waktu, nilai phi tetap 3.14.
Untuk pendeklarasian konstanta ada dua cara, bisa menggunakan preprocessor directive #define atau menggunakan kata kunci const.

Contoh menggunakan preprocessor #define :

#define phi 3.14

Jika menggunakan pendeklarasian ini harus diletakkan di bawah preprocessor #include

Untuk penggunaan kata kunci const, pendeklarasiannya harus berada di dalam fungsi main(). Berikut bentuk umum pendeklarasiannya :

const tipe_data nama_konstanta = nilai_konstanta;

contoh:

const float phi = 3.14;

Yup, untuk penjelasan variabel dan konstanta cukup sekian, jika ada yang kurang jelas bisa ditanyakan langsung atau comment di bawah ini. Nah untuk selanjutnya kita akan mempelajari tentang operator yang ada di dalam pemrograman C++.

File Header dan beberapa statemennya


File Header dan beberapa statemennya
Disini ada beberapa statemen yang sering dipakai, tapi masih banyak lagi statemen-statemen lainnya.
Header
Statement
Fungsi
Iostream.h
Cin
Fungsi masukan
Cout
Fungsi keluaran
endl
Pindah baris/ enter
Conio.h
getch
Untuk menahan tampilan
clrscr
Untuk membersihkan layar
Stdio
Printf
Fungsi keluaran
Scanf
Fungsi masukan
gets
Fungsi inputan yang bisa membaca spasi
String.h
Strcmp
Untk membandingkan 2 string
Strcpy
Untuk menyalin nilai string
Strlen
Untuk mengetahui panjang string
Math.h
Sqrt
Fungsi akar
pow
Fungsi pangkat





















Semoga bisa membantu . . . ^_^